Algoritma Pemrograman
Algoritma
Pemograman (Program C++)
a) Program
C++ dapat dibuat menggunakan sebarang editor teks maupun editor sekaligus
compilernya.
b) Program
utama berekstensi (CPP).
c) Pada
saat kompilasi program utama bersama dengan file header (h) akan ditermahkan
oleh
d) Compiller
menjadi file objek (OBJ)
e) Selanjutnya
file objek ini bersama – sama
f)
Dengan file objek lain dan file library
(LIB) dikaitkan menjadi satu oleh linker
g) Haslinya
adalah file (EXE) executable
Compiler C++
a) Compiler
C++ yang telah beredar dii pasang antara lain microsoft C/C++ dan visual C++,
keduanya dari microsoft.
b) Sementara
borland international juga mengeluarkan turbo C++ dan borlan C++.
Fungsi Main ()
a) Program
C++ memang tidak akan pernah lepas dari suatu fungsi fungcition. Hal ini
merupakan ciri OOP
b) Sebuah
program C++ minimal memilikmi satu fungsi yaitu main(). Fungsi ini merupakan
awal program utama
c) Tulisan
main() merupakan nama fungsi. Sedangkan bagian yang diapit dengan (dan) disebut
blok (tubuh fungsi).
d) Dalam
hal ini (merupakan tanda awal blok dan) adalah tanda akhir blok.
e) Seperti
halnya dalam pascal, dalam pascal identk dengan
f)
BEGIN, sedangkan identik dengan END
g) Perintah
void bermakna bahwa fungsi main() tidak mengembalikan nilai/value
#include <conio.h>
#include <stdio.h>
#include
<iostream>
voidmain() {
cout<<”Hello
World”<<endl;
cout<<”SMK AL-BAHRI 2”;
getch;
Statement
a) Perintah
cout<<”Hello World.\n”; merupakan salah satu contoh
b) Statement
perintah tersebut digunakan untuk mencetak tulisan pada layar
c) Setiap
statement harus diakhiri dengan ;
d) Hal yang menjadi catatan penting disini bahwa
program C++ bersifat
e) Case
sensitive, arrtinya huruf besar dan kecil diangggap beda
f)
Tanda endl digunakan untuk pindah baris
g) Getch
menstandbye program
File Header
a) Pada
contoh diatas, iostream.h disebut file header
b) File
Header tersebut diperlukan agar perintah cout bisa dijalankan
c) Apabila
file header tersebut dihapus, maka akan terjadi error
d) Untuk
mengakses file header, digunakan perintah #include <file header>, atau
#include “file header”
e) Dalam
suatu program bisa jadi melibatkan lebuh dari satu file header.
Catatan :
Perintah
cout <<”Hello World.\n”
Dapat
diganti dengan print (“Hello Word.\n”):
Akan
tetapi untuk bisa menggunakan printf diperlukan file Header stdio.h
Menghapus Layar
a) Dalam
C++, perintah clrscr() :digunakan untuk menghapus/membersihkan layar
Perintah ini akan
bisa dijalankan setelah ditambahkan file header conio.h
Contoh :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
voidmain() {
clrscr():
cout<<”Hello World”.\n”;
}
Tipe Data
Berikut ini tipe data yang ada dalam C++
Tipe data bilangan bulat :- char
-int (integer)
-short (short integer)
-long (long integer)
Tipe data
bilangan real :-float (real)
-double (real double)
-long double
Selain itu, terdapat juga tipe data unsigned
Tipe data
bilangan bulat :-unsigned char
-unsigned int (integer)
-unsigned short (short integer)
-unsigned long (long integer)
Tipe data unsigned mirip dengan yang bukan unsigned.
Bedanya adalah tipe data unsigned tidak mengenal bilangan negatif (nilai selalu
positif)
Deklarasi
Variabel
Pengertian deklarasi disi yajitu mengenal variabel ke
program dan menentukan tipe datanya.
Berikut ini contoh pendeklarasian variabel :
Int
jumlah;
Float
harga_satuan, variabel 1;
Char
saya,kamu;
Assigment
Prosses
assigment adalah proses pemberian nilai kepada satu variabel yang telah di
deklarasikan
Berikut adalah contoh assigment :
Harga_satuan:23.456;
Saya:’b’;
Kamu’2’;
Struktur
Percabangan C++
Dalam pemrograman C++ dikenal
2(dua) buah jenis struktur yang digunakan untuk mengimplementasikan suatu
percabangan, yaitu dengan menggunakan struktur if dan
struktur switch.
statement-statement yang terdapat
dalam sebuah blok percabangan akan dieksekusi hanya jika kondisi yang
didefinisikan terpenuhi (bernilai benar “true”), artinya jika kondisi tidak
terpenuhi (nilai salah “false”), maka statement-statement tersebut juga tidak
ikut dieksekusi atau dengan kata lain akan diabaikan oleh compiler.
I. Pemilihan Menggunakan Keyword If
1. Struktur satu Kondisi
Struktur ini merupakan struktur
yang paling sederhana karena hanya melibatkan satu buah ekspresi yang akan
diperiksa. bentuk umum dari struktur percabangan yang memiliki satu kondisi
adalah sebagai berikut:
// Jika terdapat lebih dari statement
if (kondisi) {
statement1;
statement2;
…
}
// jika hanya terdapat satu statement, dapat ditulis
seperti di bawah:
if (kondisi) statement;
2. Struktur Dua Kondisi
Struktur percabangan jenis ini
sedikit lebih kompleks bila dibandingkan dengan struktur yang hanya memiliki
satu buah kondisi. sebenarnya konsepnya sangat sederhana, yaitu pada struktur
jenis ini terdapat sebuah statemen khusus yang berguna untuk mengatasi kejadian
apabila kondisi yang didefinisikan tersebut tidak terpenuhi (bernilai salah
“false”). adapun bentuk umum dari struktur percabangan jenis ini adalah sebagai
berikut:
if (kondisi) {
statement_jika_kondisi_terpenuhi;
} else {
statement_jika_kondisi_tidak_terpenuhi;
}
3. Struktur Tiga Kondisi
Percabangan jenis ini merupakan
perluasan dari struktur yang memiliki dua kondisi di atas, yaitu dengan
menambahkan satu atau lebih kondisi ke dalamnya. bentuk umum dari percabangan
ini adalah sebagai berikut:
if(kondisi1) {
statement jika_kondisi1 terpenuhi;
} else if (kondisi2) {
statement jika_kondisi2 terpenuhi;
} else if (kondisi3) {
statement jika_kondisi3 terpenuhi;
…
else {
statement jika_semua kondisi diatas tidak
terpenuhi;
}
Variabel
Global,Lokal,dan Statis
Teknik Program Dasar
1. Variabel
Global
Variabel
global merupakan variabnel yang dapat digunakkan atau dipanggil oleh semua
fungsi. Variabel global mempunyai lifetime selama program dieksekusi, variabel
global sebaiknya digunnakan sedikit mungkin atau bahkan tidak digunnakan sama
sekali.
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
int vglobal numerik -100;
char ket[50]:”ini adalah
variabel global”;
main()
{
cout<<ket<<endl;
cout<<”Nilai variabel
global:”<<vglobal nujmmerik;
getch();
}
1. Variabel
Lokal
Variabel lokal adalah variabel yang hanya dapat digunakan atau di
panggil dalam satu prosedur saja. Variabel lokal ini hanya dikenal oleh fungsi
tempat variabel tersebujtdideklarasikan dan tidak ada inisialisasi secara
otomatif (slot varikabel dibuat, nilainya tidak menent) pendeklarasian variabel
lokal di lakukan setelah fungsi main
·
Hanya diciptakan saat funsi dipanggil
·
Sifat fungsi berakhir, variabel otomatis
akan di hapus
Hanya dapat diakses di dalam fungsi yang
mendefinisikannya
int x = 10;
#include
using namespace std;
int main()
void contoh();
void main()
{
clrscr();
contoh();
cout << x;
getch();
}
void contoh()
{
x++;
}
3. Variabel statis
·
Variabel statis memiliki beberapa sifat
sebagai berikut:
·
Variabel hanya dapat diakses pada fungsi yang
mendefinisikannya
·
Variabel tidak hilang setelah eksekusi
berakhir. Nilainya akan tetap dipertahankan sehingga akan dikenali pada
pemanggilan fungsi untuk tahap berikutnya· Inisialisasi oleh pemrogram hanya
dilakukan sekali saja selama program dijalankan. Jika tidak ada inisialisasi
secara eksplisit, maka variabel diisi dengan nilai nol.
Sintaks: static tipe_data nama_variabel;
int x = 10; #include
using namespace std;
int main()
void contoh();
void main(){
contoh(); contoh(); contoh();
getch();}
void contoh(){
static int x = 10;
int y = 20;
x++; y++;
cout << "Harga x : " << x
<< " (variabel statis) " << endl;
cout << "Harga y : " << y
<< " (bukan variabel statis) " << endl;
cout << endl;}
Array
Array
adalah suatu tipe data terstruktur yang berupa sejumlah data sejenis (bertipe
data sama) yang jumlahnya tetap dan diberi suatu nama tertentu.
Array dapat berupa array 1 dimensi, 2 dimensi, bahkan n-
dimensi
Deklarasi
Tipe_data nama_var_array[ukuran];
Tipe
data:menyatakan jenis tipe data elemen larik (int,char,float,dll)
Nama_var_array:menyatakan
nama variabel yang dipakai
Ukuran:menunjukan
jumlah maxsimal elemen larik
Contoh: int nilai[6]
Inisialisasi
Menginisialisasi
array sama dengan memberikan nilai awal array pada saat didefinisikan
Int
nilai[6]:{8,7,5,6,4,3}
Pengaksesan
Nama_var_array[indeks];
Pengisian
dan pengambilan nilai pada indeks tertentu dapat dilakukan dengan mengeset
nilai/menampilkan nilai pada indeks yang di maksud. Pengaksesan dapat dilakukan
berurutan/random berdasarkan indeks tertentu secara langsung
Struct
Bentuk
struktur data yang dapat menyimpan variabel – variabel dalam 1 nama, namun
memiliki tipe data ataupun sama. Variabel – variabel tersebut memiliki kaitan
satu sama yang lain.
Bentuk umum:
Typedef struct nama_struct{
Tipe_data<nama_var>;
Tipe_data<nama_var>;
......
};


0 Response to "Algoritma Pemrograman"
Posting Komentar