Purple Heart Set Pointer

Pengertian Intonasi

Pengertian intonasi
  • ž Intonasi yaitu tinggi rendahnya nada pada kalimat yang memberikan penekanan pada kata-kata tertentu di dalam kalimat.

  • ž Intonasi  ialah gabungan dari bermacam-macam gejala yang umumnya disebut tekanan, nada, tempo (durasi), dan jeda dalam mengucapkan satu kalimat.

  • ž Intonasi yang kurang pas bisa menyebabkan kesalahan dalam sebuah komunikasi. Untuk itu perlu memahami intonasi pada saat berkomunikasi, bercakap dengan orang lain.




Pengertian dan contoh : tekanan
  • ž Tekanan

  • ž Tekanan/ stress à keras-lembutnya bagian ujaran tertentu.

  • ž Tekanan Nada yaitu, ucapan tinggi rendah suara dalam suatu tutur yang berfungsi untuk menyatakan suasana perasaan pembicara.

  • ž Tekanan diberikan pada kata atau bagian tertentu dari kalimat yang dipentingkan atau dipertentangkan dengan kalimat lain.




Contoh tekanan
ž Contoh penggunaan pola tekanan:

ž Adi membeli novel di toko buku.
ž Adi membeli novel di toko buku.
ž Adi membeli novel di toko buku.
ž Adi membeli novel di toko buku.


Pengertian kalimat

ž Adi membeli novel di toko buku.
ž (yang membeli novel Adi, bukan orang lain)
ž Adi membeli novel di toko buku.
ž (Adi membeli novel, bukan membaca)
ž Adi membeli novel di toko buku.
ž (yang dibeli Adi novel bukan alat tulis)
ž Adi membeli novel di toko buku.
ž (Adi membeli novel di toko buku bukan di pasar)




Pengertian nada

  • ž Nada  adalah suatu jenis unsur suprasegmental yangditandai oleh tinggi-rendahnya arus-ujaran.

  • ž Tinggi rendahnya arus-ujaran terjadikarena frekuensi getaran yang berbeda antar segmen. Bila seseorang berada dalamkesedihan ia akan berbicara dengan nada yang rendah. Sebaliknya bila beradadalam keadaan gembira atau marah, nada tinggilah yang biasanya dipergunakanorang. Suatu perintah atau pertanyaan selalu disertai nada yang khas. Nadadalam ilmu bahasa biasanya dilambangkan dengan angka misalnya /2 3 2/ yangberarti segmen pertama lebih rendah bila dibandingkan dengan segmen kedua, sedangkansegmen ketiga lebih rendah dari segmen kedua. Dengan nada yang berbeda, bidangarti yang dimasukinya pun akan berbeda.

  • ž Nada memiliki peranan penting dalam pembentukan isi/jenis kalimat. Kalimat berita menggunakan nada akhir menurun, dilambangkan dengan tanda titik (.), Kalimat perintah menggunakan nada mendatar, dilambangkan dengan tanda seru (!). Kalimat Tanya menggunakan nada akhir naik, dilambangkan dengan tanda Tanya (?).








Pengertian durasi

  • ž Durasi adalah suatu jenis unsur suprasegmental yang ditandai oleh panjang pendeknya waktu yangdiperlukan untuk mengucapkan sebuah segmen.

  • ž Dalam tutur, segmen-segmen dalam kata /tinggi / yaitu / ting / dan / gi / masing-masingnya dapat diucapkan dalam waktuyang sama, tetapi dapat terjadi bahwa seorang pembicara dapat mengucapkan segmen/ ting / lebih lama dari segmen / gi / atau sebaliknya

ž Contoh :
ž Lukisan itu indah sekali.
ž Lukisan itu in__dah sekali.
ž Lukisan itu indah__ sekali.

  • ž Segmental adalah fonem yang bisa dibagi. Contohnya, ketika kita mengucapkan “Bahasa”, maka nomina yang dibunyikan tersebut (baca: fonem), bisa dibagi menjadi tiga suku kata: ba-ha-sa. Atau dibagi menjadi lebih kecil lagi sehingga menjadi: b-a-h-a-s-a. 

  • ž Suprasegmental adalah sesuatu yang menyertai fonem tersebut yang itu bisa berupa tekanan suara (intonation), panjang-pendek (pitch), dan getaran suara yang menunjukkan emosi tertentu. Nah, kesemua yang tercakup ke dalam istilah suprasegmenal itu tidak bisa dipisahkan dari suatu fonem.




Pengertian jeda (kesenyapan)

  • ž Kesenyapan merupakan suatu proses yangterjadi selama berlangsungnya suatu tutur atau suatu arus-ujaran, yangmemutuskan arus-ujaran yang tengah berlangsung. Oleh karena itu kesenyapanselalu berada dalam bidang tutur, minimal dalam bidang kalimat.

  • ž Ada kesenyapan yang bersifat sementara atau berlangsung sesaat saja, yangmenunjukkan bahwa tutur itu masih akan dilanjutkan. Ada pula perhentian yang sifatnya lebih lama,yang biasanya diikuti oleh suara yang menurun yang menyatakan bahwa tutur ataubagian dari tutur itu telah mencapai kebulatan.

  • ž Kesenyapan jenis pertama disebut kesenyapanantara  atau kesenyapan non-final  atau jeda . Kesenyapan ini biasanya dilambangkandengan tanda koma  (,). Sedangkankesenyapan yang kedua disebut kesenyapan akhir atau kesenyapan final . Kesenyapan ini biasanya dilambangkan dengantanda titik  (.) atau titik koma  (;) bila suaranya merendah, dan akandilambangkan dengan tanda tanya  (?) jikaintonasi merendah, dan kandilambangkan dengan tanda seru  (!) jikaintonasinya lebih keras kedengaran dengan suara yang menurun.

  • ž Secara fungsional unsur-unsur segmental kalimat mengemban suatu fungsi, apakah sebagai subjek (S), predikat (P), objek (O), ataupun keterangan (K). Sebuah kalimat lengkap harus ada S dan P dengan intonasi selesai. Sedangakan kalimat tak lengkap intonasinya terasa tidak selesai.





Kalimat Lengkap
Bukan Kalimat lengkap
-         Adegan itu menakjubkan.
-         Menakjubkan adegan itu
-         Adegan yang menakjubkan itu
-         Itu adegan

ž Bahasa baku merupakan salah satu variasi bahasa yang pada umumnya mengacu pada bahasa orang terdidik/terpelajar dalam situasi resmi/formal baik lisan maupun tulis dengan tidak menampakkan cirri kedaerahan atau asing.

ž Bahasa baku sering digunakan dalam :
¡  Komunikasi resmi, misalnya surat resmi atau dinas, pengumuman resmi,perundang-undangan.
¡  Wacana teknis, misalnya laporan penelitian, makalah, buku keilmuan, tesis, desertasi.
¡  Pembicaraan di lembaga, di sekolah, kuliah, rapat, konferansi, konggres, pidato kenegaraan.
¡  Pembicaraan dengan orang yang dihormati, dengan atasan, pejabat, guru/dosen, dengan orang yang baru dikenal.

ž Ciri-ciri Bahasa Baku :
  • ž Menggunakan lafal, tekanan, intonasi yang sesuai dengan sistem bunyi bahasa Indonesia.

  • ž Menggunakan penempatan jeda yang sesuai dengan satuan makna/sintaksisnya.

  • ž Dalam bahasa tulis, harus sesuai dengan EYD dan Pedoman Pembentukan Istilah.

  • ž Menggunakan kata-kata baku yang sesuai dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Menghindari pemakaian bahasa gaul, daerah maupun asing.

  • ž Menghindari pemakaian bentuk-bentuk ketatabahasaan yang menyimpang dari kaidah baik morfologi maupun sintaksis.



0 Response to "Pengertian Intonasi"

Posting Komentar

私のブログへようこそ。

Powered by Blogger