Purple Heart Set Pointer

Algoritma C++

ALGORITMA
Program C++
·        Program C++ dapat dibuat menggunakan sebarang editor teks maupun editor sekaligus compilernya.
·        Program utama berekstensi “.CPP”
·        Pada saat kompilasi program utama bersama dengan file header “.h” akan diterjemahkan oleh
·        Compiler menjadi file obyek “.OBJ”
·        Selanjutnya file obyek ini bersama-sama
·        Dengan file-file lain dan file library “.LIB”dikaitkan menjadi satu oleh linker
·        Hasilnya adalah file “.EXE” executable

COMPILER C++
·        Compiler C++ yang telah beredar dipasaran antara lain Microsoft C/C++ dan Visual C++, kedua dari Microsoft.
·        Sementara borland internasional juga mengeluarkan Turbo C++ dan Borland C++

B. FUNGSI MAIN()
·        Program C++ memang tidak akan pernah lepas dari suatu fungsi/function. Hal ini karenap merupakan ciri OOP.
·        Sebuah program C++ minimal memiliki satu fungsi yaitu main(), fungsi ini merupakan awal program utama
·        Tuliskan nama() merupakan nama fungsi, sedangkan bagian yang diapit dengan { dan } disebut blok ( tubuh fungsi )
·        Dalam hal ini { merupakan tanda awal blok dan } adalah tanda akhir blok
·        Seperti halnya dalam Pascal. { dalam pascal identik dengan Begin, sedangkan } identik dengan END.
·        Perintah VOIDbermakna bahwa fungsi main() tidak mengembalikan nilai/value





 

C. STATEMENT
·        Perintah cout<<” Hello World”<<endl; merupakan salah satu contoh
·        Statement perintah tersebut digunakan untuk mencetak tulisan pada layar
·        Setiap statement harus diakhiri dengan “ ; “
·       
Hal yang menjadi catatan penting disini bahwa program C++ bersifat Case Sensitive, artinya huruf besar dan kecil di anggap beda
·        Tanda <<endl digunakan untuk pindah baris
·        “Getch” berfungsi untuk menstandby kan program

D. FILE HEADER




Pada contoh di atas “iostream.h” disebut juga file header, file header tersebut diperlukan agar perintah cout bisa dijalankan. Apabila file header tersebut dihapus maka akan terjadi erorr, untuk mengakses file header digunakan perintah #include <file header> atau #include “file header”. Dalam satu/ suatu program bisa jadi melibatkan lebih dari satu “file header”




E. MENGHAPUS LAYAR
Dalam C++ perintah clrscr(); digunakan untuk menghapus/membersihkan layar. Perintah ini akan bisa dijalankan setelah ditambahkan file header “conio.h”

Contoh :



B. TIPE DATA
Berikut ini tipe data yang ada di dalam C++

 Tipe data bilangan bulat :
    char      untuk charakter yang bersifat yang telah ditentukan
            int (interger) / sampaidengan 9-0
    
   short (short interger) – numberic
            long (long interger)

Tipe data bilangan real :
    
float (real)
    double (real double)
    long double







TIPE DATA – TEXT
Selain itu terdapat juga tipe data unsigned

Tipe data bilangan bulat :
·        unsigned char
·        unsigned int (interger) tidak bisa dibidang pembagian
·        unsigned short (short interger)
·        unsigned long (long interger)

Tipe data unsigned mirip dengan yang bukan unsigned. Bedanya adalah tipe data unsigned tidak mengenal bidang negatif (nilainya selalu positif)

ELEMENT DASAR – NEXT
C. Deklarasi Variable
        Seperti halnya pascal, variabel yang digunakan dalam program harus dideklarasikan terlebih dahulu. Pengertian deklarasi disini yaitu mengenalkan variabel ke program dan menentukan tipe datanya.
      Berikut ini contoh pendeklarasikan variable :
Int jumlah :
Float harga_satuan variabel1;
Char saya, kamu;

Contoh : #include / >
                  Void main() {




                            Int

Int terbagi menjadi II : Tipe Data dan Nama Variabel



Deklarasi Variabel pada C++
Variabel adalah sesuatu tempat atau wadah untuk menampung nilai yang nantinya dapat berubah-ubah selama proses eksekusi. Misal begini: y = 2x + 1, x dan y merupakan sebuah variabel, sedangkan 1 merupakan bilangan konstan yang memiliki nilai tetap.
Variable dalam C++ terdiri dari huruf , angka , dan tanda underscore “_”. Penulisan Variable dalam C++ harus memenuhi beberapa kaidah yang telah ditentukan , yakni:
1.   Variabel harus diawali dengan huruf  (A…Z , a…z) atau karakter garis bawah “_”
2.   Selanjutnya dapat berupa angka (0…9) , karakter garis bawah dan tanda dolar “$”
3.   Panjang Variable boleh 32 karakter ( tetapi hanya 32 karakter pertama yang dibaca )
4.   Tidak ada Spasi
5.   Case sensitif , huruf besar dan kecil dibedakan
6.   Variable tidak boleh menggunakan kata kunci yang sudah ada di C++ . Berikut adalah table kata kunci di C++.
Berikut ini hal-hal penting dalam penulisan variabel pada pemprograman C++:
  • Nama variabel bersifat case sensitive. Maksudnya, kesalahan mengetik huruf besar/huruf kecil dalam memanggil variabel akan membuat si variabel ini tidak terpanggil.
  • Pemberian nama variabel harus unik, tidak boleh sama dengan kata kunci bawaan C++ maupun fungsi.
  • Sebuah variabel tidak boleh mengandung spasi.
  • Hanya boleh diawali dengan huruf dan underscore, tidak boleh diawali angka atau karakter/simbol khusus.
  • Jika nama sebuah variabel lebih dari 32 karakter, maka yang akan terbaca komputer hanya 32 karakter pertama saja, selebihnya tidak akan dianggap tetapi masih dapat dieksekusi.

  • Variabel Global :
Variabel global merupakan variabel yang dapat digunakan atau dipanggil oleh semua fungsi.Variabel global ini juga dapat digunakan jika ada variabel yang digunakan pada beberapa fungsi/prosedur. Hal ini betujuan untuk menghemat penulisan, karena tidak perlu lagi berkali – kali menuliskan variabel yang sama pada beberapa fungsi/prosedur.
  • Variabel Lokal :
Sedangkan variabel lokal adalah variabel yang hanya dapat digunakan atau dipanggil dalam satu prosedur saja.Variabel lokal ini hanya dikenal oleh fungsi tempat variabel tersebut dideklarasikan dan tidak ada inisialisasi secara otomatis (saat variabel dibuat, nilainya tidak menentu).
Statement Kendali/Percabangan
  • Statemen kendali digunakan untuk mengambil suatu keputusan atau memilih bagian program yang akan dikerjakan sesuai dengan kondisi atau syarat yang diberikan.
ATAU
  • Percabangan yaitu suatu pemilihan statemen yang akan dieksekusi dimana pemilihan tersebut didasarkan atas kondisi tertentu.
  • Statemen-statemen di atas memerlukan suatu kondisi atau syarat sebagai dasar pengambilan keputusan. Salah satu kondisi yang umum digunakan adalah berupa keadaan benar atau salah (true or false).
Bahasa C ada 2 statemen,yaitu :
1.   IF
o    Statemen if
o    Statemen if-else, dan
o    SWITCH
  • STRUKTUR 1 KONDISI
Struktur ini merupakan struktur yang paling sederhana karena hanya melibatkan satu buah ekspresi yang akan diperiksa. Jika kondisi salah, tidak akan mengerjakan apapun didalam instruksi IF (langsung menuju ke instruksi berikutnya).
//jika hanya terdiri satu statemen
if (kondisi) statemen
//jika terdapat lebih dari satu statemen
if (kondisi) {
   statemen1;
   statemen2;
   …..         }
  • STRUKTUR 2 KONDISI
Struktur percabangan jenis ini sedikit lebih kompleks bila dibandingkan dengan struktur yang hanya memiliki satu buah kondisi.
Strukturnya yaitu :
if (kondisi)
   {     statemen_jika_kondisi_terpenuhi;   }
else
   {     statemen_jika_kondisi_tidak_terpenuhi;   }
  • STRUKTUR 3 KONDISI
Percabangan jenis ini merupakan perluasan dari struktur percabangan dengan satu dan dua kondisi. Strukturnya yaitu :
if (kondisi_1)
   {statemen_jika_kondisi_1_terpenuhi;}
else if (kondisi_2)
   {statemen_jika_kondisi_2_terpenuhi;}
else if (kondisi_3)
   {statemen_jika_kondisi_3_terpenuhi;}
else
   {statemen_jika_semua_kondisi_diatas_tdk_terpenuhi;}

-PERULANGAN
Pada pernyataan while, pengecekan terhadap loop dilakukan dibagian awal (sebelum tubuh loop).
-Bentuk umum:
while (kondisi)
pernyataan;
Perulangan ini banyak digunakan bila jumlah perulangannya belum diketahui. Proses perulangan akan terus berlanjut selama kondisinya bernilai benar (true) dan akan berhenti bila kondisinya bernilai salah.
/* Program Perulangan menggunakan while */
#include <iostream.h>
main()
{
int x;
x = 1; /* awal variabel */
while (x <= 10) /* Batas akhir perulangan */
{
cout<<“Bahasa C++ “<<endl;
x ++; /* variabel x ditambah dengan 1 */
}
return 0;
}
-PERNYATAAN DO WHILE
  • Pada pernyataan do-while, tubuh loop berupa pernyataan.
  • Pada pernyataan do, mula-mula pernyataan dijalankan.
  • Selanjutnya, kondisi diuji. Seandainya kondisi bernilai benar, maka pernyataan dijalankan lagi, kemudian kondisi diperiksa kembali, dan seterusnya.
  • Kalau kondisi bernilai salah, maka pernyataan tidak dijalankan lagi.
Pada dasarnya struktur perulangan do….while sama saja dengan struktur while, hanya saja pada proses perulangan dengan while, seleksi berada di while yang letaknya di atas sementara pada perulangan do….while, seleksi while berada di bawah batas perulangan. Jadi dengan menggunakan struktur do…while sekurang-kurangnya akan terjadi satu kali perulangan.
-Betuk umum:
do
pernyataan;
while (kondisi)
-Contoh :
#include <iostream.h>
main()
{
int x;
x = 1;
do
{
cout<<“BAHASA C++ “<<endl;
x ++;
}
while(x <= 10);
return 0;
}

-PERNYATAAN FOR
Struktur perulangan for biasa digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlah perulangannya. Dari segi penulisannya, struktur perulangan for tampaknya lebih efisien karena susunannya lebih simpel dan sederhana.
Bentuk umum perulangan for:
for(inisialisasi; syarat; penambahan)
pernyataan;
-For Bersarang
For bersarang dapat melibatkan lebih dari satu variabel namun yang jelas satu diantaranya akan digunakan sebagai indeks perulangan.
Bentuk umum:
for( variabel1=nilai_awal; kondisi1; variabel1++){
for( variabel2=nilai_awal; kondisi2; variabel2++){
for( variabel3=nilai_awal; kondisi3; variabel3++){
Statemen_statemen yang akan diulang;
….
}
}
}
-ARRAY
Array adalah suatu tipe data berstruktur yang berupa sejumlah data sejenis (bertipe data sama) yang jumlahnya tetap dan diberi suatu nama tertentu.
Array Dapat Berupa :
  • Array 1 Dimensi
  • Array 2 Dimensi
  • Array 3 Dimensi
Deklarasi Array
Terdiri dari : type_data nama_var_array[ukuran]
  • Type data : menyatakan jenis tipe data elemen larik(int,char,float dll)
  • Nama_var_array : menyatakan nama variabel yang dipakai.
  • Ukuran : menunjukkan jumlah maksimal element larik.
Inisialisasi
Menginialisasi array sama dengan memberikan nilai awal array pada saat didefinisikan.
int nilai[6] = {8,7,5,6,4,3};
contoh Diatas berarti anda memesan tempat memori komputer sebanyak 6 tempat dengan indeks dari 0-5, dimana indeks ke-0 bernilai 8 , ke-1 bernilai 7 dst. Dan dimana semua element nya bersifat integer.

-Pengaksesan
Nama_var_array[indeks]
Contoh Pengisian Langsung Saat Deklarasi :
  #include <conio.h>
     void main ()
     {
     int billy [ ] - {16, 2, 77, 40, 12071} ;
     int n, result = 0 ;
           for (n-0; n<3; n++)
           {
            result + = billy [n];
           }
     printf ("%d", result);
     }

Contoh Pengaksesan Dan Pengisian Langsung Ke tiap Elemen Array :

#include <conio.h>
#include <stdio.h>
    void main
    {
       int a [5] = {20, 9, 1986, 200, 13}, n, edit;
     clrscr;
       printf {"Data yang lama\n");
       for (n=0; n<5; n++);
       {
       printf ("%i" , A[n] );
       }
       printf ("\nData yang baru : \n");
       A[0] = 4;
       A[1] = 2;
       A[2] = 1;
       A[3] = 3;
       A[4] = 5;
    for (n=0; n<5; n++);
    {
    printf ("%i" ,A[n] );
    }
 }



Contoh Pengapusan Data (ELEMEN) Pada Array :

#include <conio.h>
#include <stdio.h>
    void main
    {
       int a [5] = {20, 9, 1986, 200, 13}, n, hapus;
     clrscr;
       printf {"Data yang lama\n");
       for (n=0; n<5; n++);
       {
       printf ("%i" ,A[n] );
    }
 }


-STRUCT
  • Bentuk Struktur data yang dapat menyimpan variabel variabel dalam 1 nama, namun memiliki tipe data yang berbeda ataupun sama. Variabel variabel tersebut memiliki kaitan satu sama yang lain.
Bentuk Umum :
Typedaf struct nama_struct(
Tipe_data <nama_var>;
Tipe_data <nama_var>;
…..
};
  • Deklarasi
Ada dua cara pendeklarasian struct, yaitu :
Deklarasi 1:
Typedaf struct mahasiswa {
Char NIM[8];
Char nama[50];
Float ipk;
};

Deklarasi 2 :
Struct {
Char NIM[8];
Char nama[50];
Float ipk;
} mhs;

-Contoh Struct :
#include <stdio.h>
#include <iostream.h>

void main()
{
struct orang
{
char nma[40]
short umur;
}saya;
printf(“nama : “);
cin.getline(saya,nama,40);
printf(“umur : “);
scanf(“%1”,&saya,umur);
printf(“%s berumur %1”,saya,nama,saya,umur);
}

-Array or Struct
apabila hendak menggunakan 1 struct untuk beberapa kali,ada 2 cara :
1.   Deklarasi Manual.

Contoh :
#include <stdio.h>
typedaf struct Mahasiswa {
char NIM[8];
char nama[50];
float ipk;
};
void main()
{
Mahasiswa a,b,c;
___
___
___
}
artinya struct mahasiswa digunakan untuk 3 variabel, yaitu a,b,c

2.   Array or Struct

Contoh :
#include <stdio.h>
typedaf struct Mahasiswa {
char NIM[8];
char nama[50];
float ipk;
};
void main()
{
mahasiswa mhs[3];
___
___
___
}
artinya struct mahasiswa dapat digunakan untuk 3 variabel mhs, yaitu mhs[0]
mhs[1], dan mhs[2];Top of Form


0 Response to "Algoritma C++"

Posting Komentar

私のブログへようこそ。

Powered by Blogger